Monday, 16 March 2020

Menulis ke -17 bersama OMJAY


MEMBANGUN BRANDING MELALUI BLOG DAN MEDIA SOSIAL OLEH Namin AB Ibnu Solihin

09 Maret 2020

RESUME KE 17

Pemateri : Namin AB Ibnu Solihin
eliau adalah seorang founder motivatur pendidikan.com, Motivator dan training Pendidikan,Pembicara seminar parenting, Konsultan Branding Sekolah, Dosen, Blogger Pendidikan, Penggiat Pendidikan dan ayah dari 3 putri dan 1 putra yang hidup tanpa gadget dan televisi.




Untuk membangun Branding melalui Blog dan medsos pertama-tama kenali dulu Potensi dan Passion kita, setelah itu buat nama atau alamat blog sesuai dengan branding yang telah kita tentukan secara unik,simple dan mudah diingat.menulislah sesuai passion anda,publish potensi terbaik yang anda miliki di blog,menulis kontent diblog sesuai permintaan pembaca. lihatlah pada pencarian tulisan distatistik blog anda selalu masukkan / ketik keyword atau tags pada konten tulisan anda di blog sesuai dengan branding yang anda miliki.kelolalah blog dengan konsisten  dan desaign yang kreatif dan informatif lebih keren gunakan domain dan hosting yang berbayar. share tulisan anda diblog melalui medsos selaran konten blog dan medsos dengan menghadirkan konten positif.jangan plagiat atau copy paste tulisan orang. menulislah dengan percaya diri sesuai dengan kapasitas.


Pada intinya, membangun Branding lewat Blog itu harus dimulai dengan :
1. Menulis sesuai dengan Passion kita atau Keahlian terbaik yang kita miliki
2. konsisten Menulis hal tersebut Baik di Blog atau di Medsos.
3.Buatlah nama Blog sesuai Branding yang kita inginkan contoh "gurukaya.wordpress.com atau     
   gurukaya.com".
4. Contoh bagi guru Kewirausahaan dia tidak hanya mengajar ilmu tersebut tapi juga dia adalah 
     entrepreneur. Maka tulisannya di Blog berkaitan dengan hal tersebut.

Dalam proses membangun branding kita harus berusaha memantaskan diri untuk membangun kualitas diri sesuai dengan Branding yang ingin dibangun.jika ingin membangun Branding dengan "Motivator Pendidikan " yang memiliki program Training Guru, Seminar Parenting, Seminar Pelajar dan MahasiswaMaka setiap hari kita harus berinteraksi dengan dunia tersebut.Dari buku yang kita baca, Video yang ditonton, diskusi , semua berkaitan dengan hal tersebut.Intinya jangan sampai kita membranding diri, tapi kita tidak punya kompetensi dibidang tersebut Karena menemukan passion memang butuh proses.Begitupun membangun Branding.Bangun saja dulu kualitas diri kita, kemudian orang merasakan manfaatnyaInsya Allah membangun Branding akan lebih mudah.
Membangun Branding lewat Blog, sama halnya dengan membangun personal Branding diri kita.
karena orang akan tahu siapa diri kita, ahli dibidang apa kita, itu bisa dilihat dari diri kita.Kita bisa membangun Branding lewat mata pelajaran yang kita ampuh,Contohnya @gurufisikaasyik  dengan blognya misalkan gurufisikaasyik.wordpress.com,Nah di blog atau di Medsos kita bisa buat tulisan cara belajar fisika yang asyik.dan sebaiknya kita fokus pada pelajaran fisika.

Hanya yang menjadikan menulis sebagai passionnya yang bisa merasakan nikmatnya Menulis.Nah, karena kita baru belajar, tidak masalah seperti itu yang penting tetap semangat menulis.Mulai sekarang menulis saja, dari hal yang paling kita sukai, karena Tulisan bagus butuh proses.
Tapi catatan saya,
Tidak mungkin kita akan bisa menulis kalau kita tidak membaca.Jadi jika ingin jadi menulis atau konsisten menulis, wajib mencintai buku.
Selanjutnya, jika ingin membangun Branding kita harus fokus menulis pada bidang tertentu, sesuai dengan passion atau keahlian terbaik kita.





Belajar menulis ke-20 bersama Omjay

MENJADI SEKOLAH PENGGERAK BERSAMA 
Betty Risnalenni

Rabu, 12 Maret 2020

Pemateri : Betty Risnalenni
Beliau adalah Kepala Sekolah, Pengurus Organisasi sekaligus pendiri sekolah TK Insan Kamil, beliau juga sebagai bendahara IGTK Kecamatan, selain di TK beliau juga di PAUD serta menjadi Sekretaris Himpaudi Kota 2 periode.

Pada tahun 2003 , TK Insan Kamil berdiri, sekolah ini mulai mengenalkan program unggulan aritmatika karena sekolah ini,sebelum didirikan oleh pendirinya ( Betty Risnalenni)didahului dengan membuat kursus.
Beliau aktif di banyak Organisasi,Menurut beliau organisasi , itu menjadi kendaraan kita untuk maju.
beliau banyak belajar dari kegiatan kegiatan organisasi. beliau sering mengikuti seminar atau dialog dialog dengan orang orang hebat. Kata pepatah, bila kita bermain dengan tukang minyak wangi kita akan kecepretan wangi. Begitu juga apabila kita berteman dengan orang pintar dan hebat, mudah2an kita juga ketularan kepintaran dan kehebatannya.
Beliau senang ikut lomba lomba.sekolahnya sangat sering mengisi kegiatan kegiatan di lingkungan sampai kegiatan nasional, sebagai contoh :mengisi kegiatan di mal mal,melakukan kegiatan melibatkan sponsor, kegiatan melibatkan dinas, serta saling sharing dengan guru guru,begitupun juga dengan lingkungannya.

Cara menjadi sekolah penggerak dan menggerakkan sekolah lainnya
Pertama,mulailah dari kita dulu. lingkungan yang terkecil..Di sekolah beliau, beliaulah yang paling gigih, beliau mengajak guru, orang tua, lingkungan  dan teman teman se profesi ( guru ).supaya mereka mau diajak bergerak perlihatkanlah dahulu hasilnya seperti menang dalam mengikuti lomba dan apa dampaknya bagi kita.sebab orang lain akan tertarik kalau sudah ada hasil/bukti.Kedua,banyaklah melakukan kegiatan seperti melibatkan orang tua mengajar dalam kegiatan Hari Ultah Guru, belajar IPS bisa dengan kegiatan bulan bahasa. tujuannya supaya para siswa senang dan tidak bosan belajar hanya terpaku dalam ruang kelas saja dan berusaha mencari informasi tentang pelajaran tersebut.Ketiga,sering melakukan kegiatan belajar bersama, menularkan apa yang kita punya, Menginspirasi kepada guru-guru/ sekolah lainnya dengan menceritakan kegiatan yang kita lakukan, walau pun sulit tetapi jika sudah melihat hasilnya maka guru/ sekolah lainnya akan tertarik. misalnya mengenalkan tentang braingym jika dilaksanakan dengan ketat ya lumayan hasilnya.Keempat,ada hubungan kerjasama yang baik antara pengawas, kepala sekolah,guru-guru,siswa serta staf yang ada dilingkungan sekolah.semuanya harus tau tugas dan kewajibannya masing-masing dan kepala sekolah harus memantau semuanya.

Kesimpulan 
Menjadi sekolah pengerak itu intinya bisa menbuat sekolah itu baik dan kreatif, bisa bekerja sama dengan berbagai stake holder dan bisa bermanfaat dengan banyak unsur terkait.



Sunday, 15 March 2020

Belajar Menulis ke-19 bersama Omjay

MENULIS KONTEN BLOG YANG MENARIK DENGAN TAKSONOMI BLOOM BERSAMA OMJAY

Rabu, 11 Maret 2020

Pemateri : OMJAY
Beliau adalah guru TIK di lab scool jakarta dan blogger hebat dengan motto menulislah setiap hari dan buktikan keajaiban yang menyertainya.beliau juga seorang Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship,Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan Manajemen Pendidikan, serta Praktisi ICT

Taxonomi bloom merupakan tingkatan berpikir yang terdiri dari; 1) mengingat; 2) memahami; 3) menerapkan; 4) menganalisa; 5) mengevaluasi; dan 6) menciptakan. Nomer 1, 2, dan 3 adalah kategori tingkat berpikir rendah, sedangkan nomer 4, 5, dan 6 kategori tingkat berpikir tinggi
taxonomi bloom bisa digunakan untuk membuat konten-konten menarik di blog. Yaitu dengan membuat konten blog yang mengandung kategori tingkat berpikir tinggi; menganalisa, mengevaluasi, dan menciptakan. Alasan sederhananya bahwa ketiga hal tersebut tidak ada di buku. Sedangkan pasti banyak orang yang mencari dan membutuhkan sebuah analisa, evaluasi, dan ciptaan sesuatu yang baru. Mengisi blog dengan konten tingkat berpikir tinggi menjadi celah, yang berarti sebuah kesempatan, untuk memancing banyak pengunjung dan pembaca berdatangan berkunjung membaca blog kita


Dalam urutan taksonomi bloom, bisa juga diterjemahkan secara digital. C1: Anda bisa memuat ulang tulisan orang lain di blog anda (dgn sertakan sumber ya) namanya reblogging. C2: Anda datang ke suatu acara pendidikan dan melaporkan kunjungannya, @Kogtik lumayan sering tuh. C3: Mulai belajar menulis dan melakukan swa editing alias dibaca lagi sebelum upload. C4: Menulis mengenai sebuah fenomena pendidikan. C5: MMebuat penilaian mengenai suatu fenomen. C6: membuat rekaman suara anda di podcast
Dalam menulis tidak mesti mulai dari C1 kita bisa mulai dari yang kita bisa dan mengerti serta senang melakukannya.
keterampilan menulis hanya bisa didapatkan dengan menggabungkan dan menghubungkan pengetahuan, dilaksanakan kemudian menjadi pengalaman. ini berlaku untuk semua hal, tidak hanya menulis. Jika kita tidak melakukan maka pengetahuan hanya jadi teori usang.dalam membuat tulisan, pilihannya ada pada kita, apakah ingin mengajari pembaca, memberikan arahan teknis, atau menjadi teman perubahan atau menginspirasi. menulis juga berarti belajar, dikarenakan jika sudah bertemu judul atau topik maka otomatis kita mesti tajamkan analisa dan riset sederhana sana sini. buat saya Kesimpulannya: Menulislah sebelum kita jadi ahli dari sebuah hal yang kita  tekuni. Menulis membuat kita dipaksa untuk terus memoles ide ide  dan memaksa untuk belajar dan belajar. Dengan menulis kita berbagi apa yang sedang dipelajari, dan akan menarik orang orang yang lebih ahli dari kita untuk berbagi ilmunya pada kita. Lebih banyak tulisan yang di hasilkan, akan lebih cepat proses belajar kita.

Belajar Menulis ke- 18

SUKA DUKA DALAM MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU BERSAMA MUCH.KHOIRI

Selasa, 10 Maret 2020

Pemateri : MUCH.KHOIRI
Beliau adalah seorang Penulis 

Dalam menulis buku sejatinya tidaklah mudah, tapi perlu perjuangan tertentu. Tentu, yang sulit adalah jika kita menulis buku yang bagus. membutuhkan sebuah perjuangan contohnya, membaca yg banyak, merenung, menuangkannya, merevisi, dan seterusnya hingga terbit.Pada Hakikatnya lebih mudah menulis artikel di koran, kalau sama-sama dihadapkan dengan media terbitnya.alasannya, jika dilihat dari kuantitas, buku itu jauh lebih banyak jumlah halamannya dibanding artikel. Buku bisa disusun dari artikel yang sudah terbit di koran.menulis koran yang sulit itu adalah jika tipe korannya nasional artinya sama saja sulitnya jika kita ingin menembus penerbit mayor nasional
Dalam menulis sebuah buku antologi, kita diizinkan mengambil artikel beberapa orang dengan cara dirangkai dengan bahasa sendiri tapi harus seizin para penulis. 
Jika dibilang menulis ke koran itu sulit, ya karena teras korannya nasional. Itu sama dg jika kita ,juga sangat sulit.
Beliau dulu sering ditolak redaktur koran, terutama koran-koran nasional dan internasional.beda dengan sekarang yang relatif mulus dan lancar. karena, beliau tau apa yang koran butuhkan. conttohnya:  Jika kita tahu siapa.pemilik media tsb, kita bisa.meraba apa misinya. Misalnya, ada media milik ormas tertentu, maka misinya ya sejalan dg itu. Juga jika media itu milik aktivis perempuan, misinya ya tentang perjuangan perempuan. Menulislah yg tdk melanggar misi mereka
Hampir semua koran memuat artikel guru asalkan sesuai dg momentumnya.Yang penting bukan gurunya, tapi bagamana artikel yg ditulis guru itu bisa mengaitkan isu-isu apapun dengan pendidikan. Ini wilayah guru.Misalnya, sekarang ramai virus corona, guru bisa menulis tentang bagaimana Corona sebaiknya ditangkal dari sekolah.
menulis di blog itu bagus sekali. Itu media utk unjuk karya, agar bisa rutin atau istiqamah menulislah setiap hari atau setidaknya seminggu sekaliJika telah terbiasa, menulis apapun akan lancar. Ya karena menulis itu keterampilan, semakin banyak dilatih, akan semakin fasih atau ahli di dalamnya.
Banyak orang berguguran di dlm proses menulis, ya karena kurang kuat niat dan komitmennya.



Belajar Menulis ke - 16 Bersama OMJAY

PENGALAMAN OMJAY MENJADI SEORANG TRAINER

Minggu, 08 Maret 2020

Resume ke - 16

Pemateri : Omjay
Beliau adalah guru TIK di lab scool jakarta dan blogger hebat dengan motto menulislah setiap hari dan buktikan keajaiban yang menyertainya.beliau juga seorang Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship,Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan Manajemen Pendidikan, serta Praktisi ICT.
Menjadi seorang trainer dibutuhkan stamina yg luar biasa. Sebab dia bicara dari pagi hingga sore hari. Dia harus kuat bertahan selama 8 jam dalam sehari bila pelatihannya dati jam 08.00 sampai 16.
contohnya Pertama, dengan banyak berolahraga. Kedua,Harus bisa mengelola waktu dgn baik dan ingatlah selalu bahwa menulis itu menyehatkan jiwa dan raga kita. Mereka yg suka menulis akan jauh dari berbagai penyakit asalkan tahu caranya.Ketiga, Pembiasaan/ Konsistensi. ingatlah bahwa Sukses itu tidak selamanya tergantung pada kuantitas, tapi ia memerlukan konsistensi.Sukses itu tidak selamanya memerlukan kerja besar dan cita cita besar, tapi lebih memerlukan pembiasaan kebiasaan harian yang mudah tapi dilakukan seumur hidup.Buatlah keputusan untuk membangun kebiasaan harian yang rutin, tanpa membebani pikiran dengan kesuksesan besar.
Contohnya
*Tak perlu membebani pikiran dengan keinginan menghafal Al-Qur'an 30 Juz, tapi mulailah menghafal beberapa Ayat setiap hari, atau dua Ayat setiap hari, atau bahkan walaupun hanya satu Ayat setiap hari.Ke empat,Jaga stamina anda bersama pasangan anda. Cinta sejati itu membuat sepasang suami istri tak pernah loyo walaupun banyak masalah yg dihadapinya Kelima, Konsumsi makanan yang sehat misalnya :Minum madu,akibatnya Stamina kita selalu sehat dan kita bisa membagi waktu untuk membaca dan menulis. Sebab keduanya seperti makan dan minum. Bila tak makan dan minum kita akan kelaparan.begitu pula bila tdk membaca. kita akan kehilangan kata kata. Sebab mereka yg bisa menulis karena rajin membaca sebaliknya dengan Rabun membaca mengakibatkan lumpuh menulis. Begitulah pesan dari penyair terkenal Taufik Ismail. ke Enam,Bagilah waktu  dalam 3 waktu. Dunia nyata, dunia maya dan dunia mimpi. Kita harus membaginya secara proporsional. Waktu di dunia nyata jelas harus lebih banyak daripada dunia maya dan dunia mimpi. Kalau ketiga waktu itu bisa kita kelola dengan baik, maka kita akan sukses dunia dan akhirat. Menjadi trainer itu harus mampu memberikan contoh dan keteladan yg baik.


Belajar Menulis ke -15 bersama OMJAY

CARA MEMBUAT CATATAN/RESUME BERSAMA ROSIANA FEBRIYANTI

Sabtu, 07 Maret 2020

Resume ke -15

Pemateri :

Rosiana Febriyanti, kelahiran Jakarta, 3 Februari 1980.

Beliau adalah guru SMAIT Al Kahfi di Pesantren Terpadu Al Kahfi
Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (mencatatnya). menulis resume di blog itu ternyata ringkas saja, tidak perlu panjang-panjang, habis sekali baca.Selanjutnya, usahakan menulis judul dengan huruf kapital agar langsung dikenali mata. Lalu, boleh tambahkan subjudul dan hal-hal detail lain di bawahnya. Misal,

  • Pertama, untuk menulis resume dengan efektif, gunakan kata-kata yang mudah dipahami. Tentukan sendiri simbol atau singkatan yang ingin digunakan agar mencatat dan belajar terasa lebih mudah.
  • Kedua, tulis kata kuncinya. Kalau narasumber menyampaikan dengan pesan suara, tulis kata kuncinya saja. Jika ada kata-kata yang ketinggalan biar saja, nanti kita sambungkan dengan kalimat sendiri.
  • Ketiga, siapkan beberapa baris kosong di lembar catatan untuk digunakan kemudian. Saat mencatat kata kunci dan informasi, sediakan bagian kosong di antara dua baris agar bisa digunakan untuk melengkapi catatan.
  • Keempat, sebisa mungkin kita menjadi pendengar yang aktif saat mengikuti diskusi. Jangan asyik dengan akun media sosial membuat perhatian kita teralihkan supaya kita bisa mencatat dengan baik, memahami materi yang dijelaskan, dan mengingat informasi dalam jangka panjang.
  • Kelima, catatlah informasi yang disampaikan setelah terdengar kata atau frasa berikut:


  1.   Pertama, kedua, ketiga
  2. Terutama atau khususnya
  3. Peningkatan besar
  4. Di sisi lain
  5. Contohnya
  6. Sebaliknya
  7. Selanjutnya
  8. Akibatnya

  •  Keenam, tulis ulang catatan sesegera mungkin. Saat mencatat, tulis setiap informasi sejelas mungkin. Biarlah tulisan sedikit tidak rapi, yang penting tulisan masih jelas terbaca oleh mata kita.

Setiap pokok pembicaraan dalam kalimat dirangkai menjadi paragraf yang runtut dan padu (nyambung). Kalimat-kalimat tersebut disusun sesuai dengan urutan kejadian atau sebab akibat. Kalimat yang digunakan kalimat sederhana.bagaimana kalau narsumnya dari awal sampai akhir menggunakan voice note? kita bisa gunakan hp yang sudah didownload aplikasi Writer Plus. atau bisa gunakan aplikasi voice note yang ada di WA dengan cara yang sama dengan Writer Plus.
[1Cara menggunakan Writer Plus juga demikian. Saat video/audio diputar,tekan simbol mic di Writer Plus yang ada di hp, kalau sudah ada tulisannya, tekan titik tiga di pojok kanan atas, lalu share pilih text, pilih WA, kirim ke WA . Ribet memang, tapi baru sebatas itu yang bisa lakukan. Jika mau menggunakan aplikasi di WA juga bisa, caranya sama. Tes dulu dengan menekan tombol mic selagi warna micnya hijau. Kalau warnanya berubah menjadi abu-abu, tekan lagi sampai warnanya hijau hingga muncul kata-kata yang tertangkap oleh mic-nya.
jika kita punya 2 buah HP,Saat video/audio hp diputar maka hp yang satunya lagi merekam dengan cara tekan lambang mic yang ada di WA hp, lalu kalau sudah ada tulisannya dikirim ke WA hp yang satunya. Dalam membuat resume workshop memakai aplikasi WA juga bisa. Klik mic-nya sampai mic berwarna hijau sewaktu video Youtube diputar, nanti suara dari Youtube yang tertangkap akan tertulis di WA. Tentu saja menggunakan dua buah HP. Selalu ada jalan bagi orang yang mau berusaha. Sekalipun tidak ada aplikasi Writer Plus, jika sudah terbiasa tulisan tangan tidak masalah, yang penting kita enjoy dan tidak terbebani.Resume terkadang disamakan dengan Ikhtisar. Padahal, keduanya sama-sama memiliki perbedaan. Resume atau ringkasan sendiri merupakan penggalan kalimat yang mengandung gagasan pokok atau intisari. Biasanya, Resume memiliki isi yang hampir sama dengan gagasan pokok kalimat dalam sebuah teks. Sedangkan ikhtisar merupakan ringkasan yang lebih pendek. Bedanya, ikhtisar tidak memperhatikan urutan gagasan pokok adalah sebuah kalimat. Intinya, ikhtisar lebih bersifat bebas. Itu karena ikhtisar dibuat menggunakan kalimat dan pemahaman sendiri ketika menjelaskan sebuah bacaan.
Kalau kita sudah menyalin tempel materi yang sudah dibintangi tadi, baca ulang sampau kita paham maksud narasumber. Cari alat bantu seperti KBBI V, aplikasi yang dapat diunduh di Play Store. KBBI itu Kamus Besar Bahasa Indonesia.Cari kalimat-kalimat pentingnya. Kalimat penting itu biasanya sudah merangkum beberapa gagasan utama. Kita dapat melakukannya dengan menulis ulang kalimat penting tersebut.dalam menulis resume tidak boleh menambah pendapat pribadi. 
justru Pendapat pribadi akan mengakibatkan ketidaksesuaian antara pendapat pribadi dengan naskah asli. Jadi, cukup tulis gagasan pokok dari kalimat yang telah kita baca. Untuk mempermudah pembaca, gunakan bahasa yang mudah. Jika Selesai menulis naskah, periksa kembali dengan membaca ulang resume yang telah dibuat. Ini merupakan antisipasi bila terdapat kesalahan dalam penulisan. Diantaranya yang bisa kamu lakukan seperti:Periksa ejaan yang benar, periksa tanda baca, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dan terakhir dan periksa ulang kesesuaian isi naskah asli dengan resume.Menarik sekali ketika kita sering blog walking kita akan dapat ilmu baru dan saling memberi masukan sesama blogger. Blogwalking merupakan salah satu aktifitas blogging yang dilakukan oleh blogger dengan mengunjungi blog milik blogger lainnya. ... Hal yang biasanya dilakukan oleh blogger dalam blogwalking adalah meninggalkan jejak kunjungannya dengan berkomentar, mengajak blogroll, mengajak saling follow, dsb.
 Jangan sekali-kali posting copy-paste ya...terima kasih Bapak Muh. Khoiri. Kita harus belajar nih bagaimana nulis yang smooth kepada beliau agar enak dibaca, gagasan tidak berantakan.
Menulis itu candu, kebutuhan, bahkan tidak enak saja kalau sehari tidak menulis. Kata Cak Luk, tulislah apa yang kita sukai dan apa yang kuasai.

Belajar Menulis ke -14 bersama OMJAY

MENJADI PENULIS KAYA BERSAMA OMJAY

Jum'at 06 Maret 2020

Resume ke -14

Pemateri : OMJAY

Beliau adalah guru TIK di lab scool jakarta dan blogger hebat dengan motto menulislah setiap hari dan buktikan keajaiban yang menyertainya.beliau juga seorang Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship,Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan Manajemen Pendidikan, serta Praktisi ICT.

Ada 3 cara menjadi kaya di usia muda.

  • Terlahir dari keluarga Kaya
  • Kawin sama anak orang kaya
  • Jadilah orang kreatif dan berkarakter 
Cara pertama dan kedua agak sulit kita lakukan karena itu datangnya dari Allah, cara ke 3 insyaalah bisa kita lakukan dengan cara mengembangkan kreatifitas dan imajinasi kita. salah satunya dengan menjadi seorang penulis.
Menurut Munif Chatib(Konsultan, Praktisi pendidikan dan penulis buku pendidikan populer.
Munif Chatib, lahir tanggal 5 Juli di Surabaya adalah penulis buku best-seller Sekolahnya Manusia, diterbitkan dan di-launching pertama kali di MP Book Point Jakarta pada 2 Mei 2009, bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional).Kemampuan menulis adalah kemampuan yang bisa dipelajari oleh semua orang.pengalaman nyata bisa menjadi momen penting.dan dijadikan ide dalam menulis.menulis harus rutin dan kontinyu (terus menerus) karena menulis bukan bakat tapi kemampuan yang bisa dipelajari.Fokuslah menulis, dengan menulis setiap hari, meskipun hanya satu halaman, gabungkanlah dengan out plane yang telah disusun terlebih dahulu.
jika ingin menjadi Penulis kaya maka menulislah setiap hari dan jangan pelit beli buku. Dengan banyak membaca buku kita tak akan kehabisan ide dalam menulis..